

J&T Cargo mengedepankan smart logistic dengan aplikasi JFS Sistem yang mengerahkan 1.000 developers dalam operasionalnya, sistem ini mampu mengintegrasikan dan mengelola seluruh paket secara online yang mampu mendukung capaian SLA serta real time tracking. Kehadiran J&T Cargo dicanangkan mampu mendukung kebutuhan pengiriman jumlah besar, dan menyasar kepada produsen pabrik maupun pelaku e-commerce yang memiliki kapasitas besar.
Seiring dengan permintaan pengiriman J&T Express yang terus menanjak salah satunya adalah volume angkutan logistik kargo pesawat yang meningkat sejak pandemi, ini menunjukkan bahwa pergerakan logistik terus tumbuh khususnya tengah kondisi pademi saat ini. CEO J&T Express, Robin Lo menyebutkan pengiriman kargo diharapkan menjadi andalan baru bagi pengguna pengiriman kargo Indonesia. “Dengan komitmen menjadi jasa pengiriman yang meningkatkan efesiensi, kehadiran J&T Cargo dapat melengkapi kebutuhan pengiriman logistik dengan berat dan volume yang lebih besar”, ungkapnya.
Kemudahan bertransaksi juga menjadi fasilitas yang disediakan J&T Cargo, dengan sistem pemesanan yang dapat diakses secara offline dan online melalui website, aplikasi, hotline dan sistem pelanggan juga bisa langsung melalui drop outlet service yang telah tersedia. Khusus pelanggan VIP akan mendapatkan fitur layanan warehouse dengan keuntungan ruang penyimpanan produk sebelum kemudian dikirimkan oleh J&T Cargo. Tak hanya itu, J&T Cargo menargetkan konsep B2B dan membuka peluang bagi masyarakat untuk bermitra sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kesempatan tersebut selain dapat bermanfaat dan tentunya dapat mendukung jangkauan pengiriman yang lebih luas kedepannya.(JPN/Alf)
