PT. Pengadaian Persero menyerahkan hadiah pemenang ” lomba memilah Sampah menabung Emas” kepada Universitas Budi Luhur.

Hakim Setiawan
Jawaposnews.id. Jakarta. Dalam rangka melestarikan lingkungan di  Indonesia dan melaksanakan program dari PT. Pengadaian Persero kantor pusat dari divisi CSR guna mengadakan lomba memilah Sampah menabung Emas yang merupakan program nasional. Maka PT. Pengadaian Persero adakan
lomba yang bertema “Memilah Sampah Menabung Emas”. Lomba tersebut dilaksanakan pada 3 Juli – 24 Juli 2021 yang  lalu diikuti 70 Bank Sampah Binaan Pegadaian di seluruh Indonesia. Universitas BUDI LUHUR menerima 3 penghargaan sekaligus. Acara penerimaan hadiah  berlangsung pada Rabu 23 September 2021 di halaman Universitas BUDI LUHUR.

Hakim Setiawan selaku Pemimpin Wilayah Kanwil IX Jakarta PT. Pengadaian Persero sebagai Pihak Penyelengara mengucapkan banyak terimakasih atas inisiasi lomba ini karena lomba ini merupakan lomba yang sanggat bermanfaat  bagi masyarakat tentunya dan juga Universitas BUDI LUHUR  karena punya misi yaitu Peduli pada Pelestarian Lingkungan dan juga sejalan dengan Masyarakat. Topiknya cocok dengan visi & misi Universtas Budi Luhur sanggat Bersemanggat untuk ikut dan aktif, dengan lomba ini dengan dukungan PT. Pengadaain Persero hal ini bisa terealisasi dan merupakan salah satu dari kegiatan yang sudah kita rintis cukup lama sekitar 3 tahun lebih karena PT. Pengadaian Persero sanggat konsen dengan kegiatan seperti ini, ujarnya.

Kemudian Hakim Setiawan menambahkan “Saya rasa untuk
Kegiatan selanjutnya bisa ditingkatkan lagi ke level yang lebih tinggi makanya upaya saya ini akan ikut masyarakat karena topik ini menkaji sebuah kegiatan yang levelnya internasional, mudah-mudahan akan berhasil dan Universitas Budi Luhur berharap menjadi juara lagi di Lomba yang level Internasional, terangnya.

Hakim Setiawan menerangkan Sebagai rekor contoh untuk karya karpet dari sampah Plastik menjadi karya yang sanggat bermanfaat dari rekor nasional dan rekor MURI untuk jumlah karpet sampah seluas lebih dari 100 meter persegi itu suatu prestasi dicapai Bank Sampah, maka Siswa Universitas Budi Luhur memenangi lomba untuk memilah sampah dan mengemasnya sebagai topiknya untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Grand Metrix yaitu Kampus-kampus yang peduli atas kelestarian lingkungan.

Harapan agar kegiatan ini dapet di perluas dan bekerja sama dengan banyak pihak seperti lembaga-lembaga lain  agar membuka bank-bank sampah  dengan demikian bersama-sama membantu pemeritah dan sekaligus dampaknya bagus buat ekonomi. Pungkas Hakim.

Kemudian Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc sebagai tuan rumah dan penerima penghargaan mengatakan  “sangat senang Universitas Budi Luhur menerima  hadiah sebagai Pemenang Juara Umum dalam rangka Lomba memilah sampah menabung emas yang merupakan inisiasi dari PT. Pengadaian Persero harapan semoga Program ini tetap di pertahankan bahkan ke level yang libih tinggi lagi dan  berterimakasih kepada PT. Pengadaian Persero selaku penyelengara Lomba Bank Sampah”, pungkasnya. (JPN/Alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *