Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global

Jawaposnews.id

JAKARTA — Untuk pertama kalinya, Indonesia bergabung dengan jaringan internasional Choix Goncourt yang kini mencakup 51 negara. Sebanyak 13 mahasiswa jurusan sastra Prancis dari tujuh universitas di Indonesia menjadi anggota juri dan turut serta dalam pemilihan karya sastra Prancis kontemporer terbaik, sehingga menempatkan kaum muda Indonesia di pusat dialog sastra global. Para juri

berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden Akademi Goncourt, Bapak Philippe Claudel, yang berkunjung ke Jakarta dalam rangka acara ini.

Didirikan pada tahun 1903, Prix Goncourt merupakan penghargaan paling bergengsi dalam dunia sastra Prancis. Sejak tahun 1998, versi internasionalnya, Choix Goncourt, memberikan kesempatan kepada para juri mahasiswa dari seluruh dunia untuk mengulas daftar nominasi resmi dan membagikan pendapat mereka terhadap karya sastra kontemporer berbahasa Prancis.

Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari program Ayo Baca! yang direalisasikan pada tahun lalu oleh Kedutaan Besar Prancis — Institut francais d’Indonésie (IF 1).

Hal ini menegaskan ambisi bersama Prancis dan Indonesia untuk menjadikan kaum muda dan sastra sebagai salah satu pendorong dialog bilateral, serta sejalan dengan Deklarasi Borobudur mengenai strategi budaya bersama yang disepakati pada bulan Mei tahun lalu oleh Presiden Emmanuel Macron dan Prabowo Subianto.

Untuk meresmikan peluncuran ini, Philippe Claudel — novelis, sutradara, dan Presiden Akademi Goncourt — melakukan kunjungan resmi ke Jakarta pada tanggal 41 dan 12 Mei 2026. la bertemu dengan para mahasiswa juri, masyarakat umum, serta para pelaku dunia sastra dan perfilman Indonesia, sebelum melanjutkan kunjungannya ke Makassar International Writers Festival (14-17 Mei) bersama Ibu Karina Hocine, editor dan sekretaris jenderal dari penerbit ternama Prancis, Gallimard:

11 Mei, 10.00-12.00 : pertemuan dengan para siswa di French School Jakarta 11 Mei, 17.30 : konferensi pers di Wisma Duta Besar Prancis, yang dilanjutkan dengan resepsi bersama para tokoh dunia sastra Indonesia
12 Mei, 10.00-12.00 : kafe-sastra di IFI yang mempertemukan para mahasiswa anggota juri Choix Goncourt Indonesia dan jurnalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *