PT. Surya Pertiwi Tbk. Ketok Dividen Rp 189 Miliar

Jakarta. Jawaposnews.id – PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) mengetok deviden sebesar 62,6% (Rp189 miliar ) dari laba bersih tahun buku 2025 dibagikan sebagai dividen tunai. Keputusan ini merupakan salah satu dari total 4 mata agenda yang telah disepakati perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Selasa (2/6/2026).

SPTO akan membayarkan  Deviden tunai sebanyak-banyaknya 2,7 miliar saham, sehingga pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp70,00 per lembar saham yang terdiri dari Rp35,00 per lembar saham sebagai dividen interim yang sudah disalurkan pada Desember 2025 dan sebesar Rp35,00 per lembar saham lagi sebagai dividen final.

Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir per 31 Desember 2025, SPTO membukukan laba bersih sebesar Rp302,1 miliar, melemah 4,0% yoy. Kendati begitu, perseroan mampu mempertahankan margin bersih pada level 10,9%. Sementara sisa dari laba bersih tahun buku 2025 diputuskan sebagai laba ditahan guna menambah modal kerja perusahaan.

Pada periode 2025 SPTO mengalami Penurunan laba bersih paralel dengan terkoreksinya pendapatan bersih perseroan sebesar 4,7% menjadi Rp2,8 triliun pada 2025. saat ini melemahnya pendapatan SPTO merupakan imbas dari lesunya pada segmen ritel seiring dengan kondisi perekonomian  dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Oleh karena itu memasuki paruh kedua 2026, emiten distributor produk TOTO ini akan fokus menjaga kesehatan arus kas dan mengelola tingkat persediaan secara optimal sesuai kondisi permintaan pasar demi mempertahankan profitabilitas. Strateginya, dengan pendekatan yang hati-hati (prudent) dalam menjalankan kegiatan usaha.

Selain itu ke depan SPTO juga fokus memperkuat posisi pasar melalui kombinasi strategi pengembangan merek dan diversifikasi produk. Dari sisi pemasaran, perseroan akan meningkatkan aktivitas branding baik secara offline maupun online guna memperkuat kesadaran konsumen terhadap kualitas dan keunggulan produk-produk TOTO yang dikenal berstandar kualitas Jepang.

Target lain untuk segmen konsumen yang lebih muda dengan desain modern dan harga yang lebih terjangkau. SPTO juga akan terus mengembangkan dan memperkenalkan merek Zanru

Untuk dapat melengkapi distribution channel yang telah ada. Perseroan juga berencana mengembangkan platform digital melalui peluncuran situs web penjualan mandiri sebagai sarana pemasaran dan penjualan langsung kepada konsumen. (Alfian)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *