Akibat pandemic Covid-19 Permintaan Financing PT. Pool Advisa Finance. Tbk Terus Menurun

Mujoko Yandri Panjaitan
Dirut Utama
PT. Pool advisa Finance. Tbk

Jawaposnews.id-Jakarta
PT Pool Advista Finance Tbk telah melakukan restrukturisasi hal ini seiring pelemahan ekonomi nasional dikarenakan Pandemic Covid19 yang tak kunjung barakhir. Disamping itu juga permintaan pembiayaanpun juga menurun sehingga perusahaan disaat pandemi Covid19 ditahun lalu (2020)  tidak sesuai yang diharapkan. Prihal ini dijelaskan oleh Direktur Utama PT Pool Advista Finance TBK Mujoko Yandri Panjaitan kepada Jawaposnews.id dalam suatu pertemuan Public Expose secara Virtual di Kantor PT. Pool Advisa Finance.Tbk (POLA) pada Selasa 24 Agustus 2021 pukul 10.30 WIB – Selesai.

Mujoko Yandri  Panjaitan selaku Direktur PT. Pool Advisa Finance. Tbk mengatakan, paparan pembiayaan dibulan Desember 2020 kemarin tercatat hanya mencapai Rp 196.29 Miliar atau setara 88.19% dari yang dibudgetkan yaitu masih berada dibawah budget 11.81%.

Oleh karena itu perusahaan mengalami penurunan aset sebesar Rp 55,41Miliar atau setara 15.21% dibandingkan tahun 2019 yang lalu. Maka dari itu perusahaan mengalami penurunan ekuitas sebesar Rp 38,07 Miliar atau setara 11,27 % dibandingkan tahun 2019 kemarin, Jelasnya.

Selanjutnya tutur Mujoko, untuk laba (rugi) operasional sampai Desember 2020 sebesar minus Rp 6.3 Miliar dari laba sebesar Rp 3 Miliar yang ditargetkan. Namun pendanaan terhadap piutang pembiayaan hampir 90% menggunakan dana ekuitas.

Kemudian untuk NPF net perusahaan dibulan Desember 2020 masih sangat tinggi yaitu sebesar 46.11%. Sesudah itu secara TKK perusahaan dikategorikan kondisi ‘Tidak Kondusif’, ujarnya.

Mujoko menambahkan, ” kendala yang lazim dihadapi oleh perseroan ini dikarenakan situasi pandemi Covid19 sangat berpengaruh pada perekonomian nasional maupun global sehingga perusahaan mengalami defisit penerimaan dikarenakan banyaknya debitur yang berdampak Covid19. Melihat hal ini tutur Mujoko, pandemi Covid19 mengakibatkan perusahaan melakukan restrukturisasi atas beberapa debitur”, pungkasnya. (JPN/Alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *