
Vincentius Susanto selaku Direktur dan Corporate Secretary menyampaikan sebagaimana telah
diberitakan di media massa, bahwa pada hari Selasa kemarin (1 November 2022) Shell Eastern
Petroleum, yang merupakan unit usaha dari perusahaan minyak raksasa Shell, telah melakukan
akuisisi perusahaan pengolah limbah kelapa sawit di Asia, yaitu EcoOils Limited. Akuisisi ini
mencakup 100 persen EcoOils Malaysia dan 90 persen EcoOils Indonesia. Sedangkan 10 persen
saham EcoOils Indonesia tetap dimiliki oleh PBSA. PBSA dalam hal ini memutuskan untuk
mempertahankan kepemilikan sahamnya pada EcoOils Indonesia.
Keputusan PBSA ini sejalan dengan strategi yang telah disusun manajemen, yaitu untuk terus
berkomitmen dalam melakukan diversifikasi pendapatan. Khususnya melalui anak usaha dan
entitas asosiasi seperti di EcoOils Indonesia. Dengan diakuisisinya EcoOils Limited oleh perusahaan
sebesar Shell, ini menunjukkan intensi yang besar dari Shell terhadap industri pengolahan limbah,
khususnya dalam meningkatkan produksi bahan bakar rendah karbon yang berkelanjutan.
PBSA ikut serta dalam proyek pembangunan pabrik EcoOils Indonesia, di Gresik, Jawa Timur dan
Dumai, Riau. Dibangunnya proyek pengolahan limbah oleh PBSA ini menunjukkan kompleksitas
proyek konstruksi PBSA yang telah melakukan proyek konstruksi mulai dari pengolahan kelapa
sawit itu sendiri hingga pengolahan limbahnya. Selain itu, hal ini sejalan juga dengan prinsip PBSA
dalam menjaga kelestarian lingkungan yang merupakan tanggung jawab bersama. (Redaksi : Alfian)
