PERANAN DAN FUNGSI BAHASA SEBAGAI BAHASA KOMUNIKASI PADA PERKEMBANGAN METAVERSE

Jawaposnews.id – Beberapa tahun terakhir, pembahasan metaverse menjadi topik yang paling masif dibicarakan bersesuaian dengan perkembangan teknologi digitalisasi di Indonesia. Metaverse hadir sebagai platform yang mengintegrasikan wilayah dunia nyata ke dunia maya, mencakup kehidupan sosial dan kebutuhan inklusi penggunanya. Ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan banyak orang di seluruh dunia. Satu orang di bagian negara barat dapat berinteraksi dengan individu di negara timur dalam hitungan detik.

Dalam proses interaksi tersebut, aspek utama yang menjadi permasalahan adalah keterbatasan penuturan bahasa yang mampu menyambungkan pelaku interaksi. Bahasa merupakan instrumen yang digunakan untuk menghubungkan individu. Individu membutuhkan sesuatu dalam komunikasi, seorang pembicara membutuhkan koneksi dengan lawan bicaranya untuk memastikan bahwa pesan tersampaikan dengan baik. Dengan adanya bahasa komunikasi masyarakat bisa dijembatani sehingga mampu menciptakan perkumpulan atau perhimpunan masyarakat yang lama kelamaan akan berkembang menjadi masyarakat, kelompok besar, suku, negara, hingga peradaban.

Namun, sangat mungkin jembatan fungsi bahasa itu terpisah terutama ketika dua orang dari benua yang berbeda sedang berbicara bersama. Penggunaan bahasa di setiap daerah berbeda-beda tergantung dari pengguna dan kebutuhan pengguna. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh kesesuaian budaya dan kebiasaan masyarakat sekitar daerah tersebut. Hal ini mengakibatkan bahasa dari satu daerah dan daerah lain memiliki keluaran yang berbeda. Setiap daerah di dunia memiliki bahasa daerah atau bahasa ibu tersendiri yang membedakannya dengan daerah lain di dunia. Artinya ketika orang Indonesia dan orang Arab berbicara bersama-sama, mereka mungkin tidak mengerti satu sama lain karena mereka gagal mengidentifikasi makna dari bahasa yang diucapkan.

Oleh karena itu, diperlukan bahasa yang menjebatani dan menyatukan masyarakat yang memiliki perbedaan budaya, bahasa, dan daerah tinggal. Di sinilah bahasa inggris hadir untuk mengatur dan menyambungkan pola pikir individu satu dengan individu lainnya. Ini menyebabkan mempelajari bahasa inggris sangat penting bagi individu guna memperluas koneksinya dan meningkatkan kemampuan literasi metaverse yang dimilikinya. Atas dasar perkembangan teknologi dan informasi yang semakin masif, fungsi dan peran bahasa inggris sebagai bahasa komunikasi di perkembangan metaverse ini menjadi hal yang menarik untuk diteliti.

Bahasa inggris sebagai peran utama mencakup peran penyampaian ide dan informasi individu pada orang lain serta berperan sebagai alat dalam menyelesaikan masalah. Individu yang menggunakan bahasa inggris di era metaverse akan lebih mudah mengembangkan relasi dan kemampuan komunikasinya sehingga lebih dikenal oleh tidak hanya individu yang berbahasa daerah lokal, tetapi pula dengan penduduk internasional. Berbahasa inggris di era metaverse dengan baik berpotensi besar lebih dimengerti dan dapat menarik entitas orang lain dibandingkan dengan penggunaan bahasa yang tidak memperhatikan kaidah.

Pemecahan permasalahan dalam sebuah usaha juga dapat dilakukan secara efektif bila pihak yang terlibat dapat berkomunikasi dan berbahasa inggris dengan efektif. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai permasalahan dalam dunia interaksi yang terbatas apabila diakses dengan bahasa lokal. Oleh karena itu, bahasa inggris lebih memiliki sumber kajian literatur dan aspek pemecahan masalah yang berskala internasional.  Bahasa inggris berperan sebagai media komunikasi fungsional bertindak sebagai instrumen simbolisasi komunikatif dalam interaksi manusia.

Melalui penggunaan bahasa inggris yang efektif, kelangsungan penyampaian informasi, disposisi, dan arus komunikasi dapat dipahami oleh semua pihak yang berkepentingan. Komunikasi yang efektif menghasilkan pemahaman yang maksimal dari pihak-pihak yang berkepentingan sehingga informasi dapat diterima oleh penerima. Hal ini tentunya menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan perusahaan secara efisien sehingga dapat menghasilkan keuntungan dalam bisnis baik material maupun non material.

Bahasa Inggris, sebagai bahasa dunia pertama, dikatakan sebagai lingua franca pertama dan merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia dalam perdagangan internasional, diplomasi, hiburan massal, telekomunikasi internasional dan publikasi ilmiah serta menerbitkan surat kabar dan buku-buku lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengem,bangkan bahasa inggris di era metaverse. Setidaknya bahasa inggris sebagai media komunikasi di metaverse memiliki fungsi sebagai berikut.

  1. Fungsi interpersonal, yang menjalin hubungan kerja serta sosial antara individu di ranah metaverse. Hubungan melalui metaverse ini membuat kehidupan individu menjadi lebih baik dan menyenangkan.
  2. Fungsi direktif, artinya bahasa inggris memiliki peran untuk memajukan permintaan, saran, mempersuasi, dan menyatakan pendapat terkait pemikiran individu.
  3. Fungsi referensial, yakni bahasa inggris digunakan sebagai kemampuan untuk menulis serta mengomunikasikan hal yang menjadi substansi interaksi di era metaverse.
  4. Fungsi imajinatif, artinya bahasa inggris mampu mengembangkan hubungan yang menyusun ritme dalam bahasa lisan maupun tulisan yang mampu dimengerti semua orang di zaman metaverse.
            Dengan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa bahasa inggris kemudian menjadi bahasa internasional yang digunakan oleh masyarakat dunia hingga saat ini dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan di ranag internasional. Bahasa inggris juga memiliki dua peran utama dalam dunia metaverse, yakni sebagai core communication dan functional communication. Peran utama (core communication) ialah aspek bahasa inggris yang berperan menghubungkan masyarakat dunia dan mengembangkan resolusi pemecahan masalah. Sedangkan peran kedua bahasa inggris dalam ranah metaverse ialah sebagai komunikasi fungsional.

Bahasa inggris memiliki fungsi untuk menghubungkan komunikasi masyarakat dunia dalam metaverse sehingga komunikasi dapat berlangsung secara  efektif. Setidaknya terdapat empat fungsi bahasa inggris sebagai penyusun bahasa utama di era metaverse, antara lain: 1) bahasa inggris memenuhi fungsi interpersonal, 2) fungsi direktif, 3) fungsi referensial, dan 4) fungsi imajinatif penggunanya.

Redaksi : Alfian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *