Jawaposnews.id– Bandung, Innovillage sebagai Wadah Kolaborasi kampus untuk Pembangunan Berkelanjutan, kembali digelar tahun ini dengan tema “Empowering Young Sociopreneur for National Development. Jumat 2 Februari 2024.
Hal ini menurut Prof Adiwijaya selaku Rektor Telkom University, ‘Membangun Negeri melalui Kekuatan Bersama, antusias 146 Kampus Unggulan Bergabung dalam Program Innovillage sungguh mengesankan’
Dengan jumlah 2783 mahasiswa yang mendaftar menunjukkan minat yang besar dari generasi muda untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek sosial yang inovatif dan berdampak.
Mencerminkan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masyarakat dan negara ungkap prof Adiwijaya.
Memberdayakan mahasiswa untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial, program ini diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan desa. Tutur Prof Adiwijaya
Selain itu, tagline ‘#DigitalUntukSemua’ untuk mendorong kesadaran akan pentingnya teknologi digital sebagai alat untuk mencapai tujuan sosial. Dengan memanfaatkan teknologi, mahasiswa dapat menciptakan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam menangani masalah-masalah yang ada. Jelas Prof Adiwijaya
Sinergi ini memberikan kontribusi besar dalam mendorong Transformasi digital, inovasi, digitalisasi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Serta wujud nyata komitmen PT Telkom Indonesia dalam pengimplementasian ESG (Environmental, Social, dan Governance) melalui program EXIST (ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia), Keterkaitan dengan inisiatif Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan langkah yang sangat positif dalam mengintegrasikan pembelajaran praktis dengan pengembangan keterampilan teknis dan analitis mahasiswa. Tutur prof Adiwijaya
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari dalam situasi nyata.
Desember 2023 telah diumumkan 163 Tim dari 66 Perguruan Tinggi untuk selanjutnya didanai implementasi social project selama 2 bulan (sd. 18 Februari 2024) dengan total pendanaan 2.4 Miliar.
Merupakan langkah yang sangat positif dalam mendorong terwujudnya ide-ide inovatif menjadi nyata dan memberikan dampak yang konkret dalam masyarakat.
Tim-tim ini juga memiliki kesempatan yang berharga untuk menjalankan proyek-proyek mereka, menghadapi tantangan di lapangan, dan mengukur dampak yang dihasilkan.
Beberapa kampus ternama yang ikut ambil bagian dalam program Innovillage ini, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Telkom serta kampus lainnya.
selanjutnya setelah proses implementasi lapangan, akan dilanjutkan penilaian untuk menentukan hasil-hasil yang terbaik untuk mendapatkan apresiasi dan berpeluang dalam kesempatan untuk masuk proses inkubasi selanjutnya yang direncanakan mulai Maret 2024 ini.
Semoga program ini berhasil menciptakan dampak yang positif dan memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sosial, lingkungan dan negara, ungkap Prof Adiwijaya selaku Rektor Telkom University.
Redaksi : Alfian