Doktif Investigasi Klinik Athena Milik DRL Melakukan Mall Praktek Terkait Secretome
Jawaposnews.id
Dokter Samira Farahnaz atau lebih di kenal Doktif kembali membongkar dugaan penipuan Richard Lee dalam layanan perawatan wajah di klinik Athena, Palembang. Investigasi kali ini praktik mini stem cell di klinik kecantikan yang membesarkan nama Dokter Richard Lee.
“Hampir 13 tahun lebih berkutat di bidang kecantikan, Doktif belum pernah tahu ada mini stem cell,” jumpa Doktif dalam temu wartawan di FX Senayan, Jakarta Selatan, Senin (25/5).
Menurut Doktif, teknologi stem cell memang ada dengan biaya ratusan juta. Sementara mini stem cell yang ditawarkan di klinik DRL adalah secretome, jauh berbeda dengan stem cell
Kemudian Doktif mengungkapkan bahwa dalam persidangan, Richard Lee disebut mengakui bahwa mini stem cell sebenarnya adalah secretome, bukan stem cell dalam ukuran kecil seperti yang diketahui publik.
“Jadu, ternyata memang pada saat kita di persidangan, saudara DRL mengakui bahwa mini stem cell adalah secretome. Jadi fix, mini stem cell bukan stem cell dalam jumlah yang kecil,” jelas Doktif.
Menurut Doktif, pengakuan tersebut membuka dugaan adanya informasi yang menyesatkan kepada masyarakat terkait produk yang diedarkan.
“Nah, jadi di sini adalah salah satu kebohongan yang mungkin terkuak. Bahwa klinik Athena tidak menjual stem cell asli dengan dikatakan mini stem cell,” ungkap Doktif didampingi kuasa hukumnya.
Bukan hanya itu, Doktif juga menyoroti pernyataan istri Richard Lee yang sebelumnya menjelaskan manfaat mini stem cell untuk berbagai masalah hormonal hingga jerawat.
“Stem cell itu cukup mahal karena memang sebagus itu hasilnya. Karena memang tidak bisa dijangkau oleh semua orang, jadi kita buat yang mini stem cell-nya ini loh,” jelas istri Richard Lee dalam video yang diputar Doktif.
Menanggapi pernyataan tersebut, Doktif dengan tegas membantah bahwa secretome bisa memberikan efek setara stem cell asli.
“Ini adalah bentuk penipuan publik ya. Tidak ada secretome memberikan hasil yang hampir sama dengan stem cell. Itu jauh berbeda,” jelas Doktif.
Doktif bahkan menyebut secretome hanya merupakan hasil produksi dari stem cell yang efeknya dinilai jauh lebih kecil dibanding stem cell asli.
“Secretome itu adalah produksi sampah istilahnya dari stem cell. Jadi efeknya juga sangat kecil. Sangat jauh berbeda dibandingkan dengan stem cell,” tutup Doktif. (Alfian)
